Beragam Manfaat Dari Buah Ketapang Bagi Kesehatan


Buah ketapang dengan nama latin Terminalia catappa merupakan buah asli Asia Tenggara dan sering digunakan sebagai obat tradisional berbagai penyakit. Secara ilmiah, manfaat buah ketapang juga mulai banyak diteliti.

Tidak hanya buah, biji, daun bahkan batang tanaman ini juga dianggap bermanfaat bagi kesehatan. Dalam pengobatan tradisional yang disebut Ayurveda, jus daun ketapang sering digunakan untuk mengobati kudis, sakit perut dan sakit kepala.

Manfaat Buah Ketapang Bagi Kesehatan

Berikut adalah manfaat kesehatan buah ketapang dan bagian lain dari tanaman.

Menurunkan Gula Darah

Buah dan daun ketapang dipercaya memiliki potensi untuk mengobati diabetes dengan menurunkan kadar gula darah. Hasilnya, ekstrak ketapang mampu menurunkan kadar gula darah dan memulai regenerasi sel pankreas yang rusak. Masih belum ada penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat buah ketapang yang satu ini.

Meredakan Peradangan

Peradangan dapat menjadi penyebab dan akibat dari berbagai penyakit dalam tubuh. Gejala khas peradangan jaringan yang persisten adalah pembengkakan, nyeri, kemerahan dan perasaan hangat saat disentuh.

Untuk meringankannya, tentunya ada beberapa makanan sehat yang bisa dikonsumsi, seperti buah dan sayur. Tanaman ketapang sendiri mengandung polifenol, triterpenoid, dan senyawa lain yang terbukti dapat mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh.

Mencegah Penuaan Dini

Manfaat ketapang ini berasal dari kandungan antioksidannya yang cukup kuat, sehingga dapat membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit dan menyebabkan kerutan serta tanda penuaan lainnya.

Menyembuhkan luka pada kulit

Ekstrak ketapang dari strain tumbuhan diyakini berpotensi digunakan sebagai bahan untuk mempercepat penyembuhan luka. Saat tubuh terluka, proses penyembuhan dimulai, termasuk epitelisasi yang terjadi pada fase proliferasi.

Mencegah Malnutrisi

Keunggulan dari ketapang ini adalah buah ketapang dapat dijadikan sebagai sumber pangan alternatif, terutama di daerah yang tidak memiliki sumber pangan yang sehat.

Buah ketapang, seperti jenis kacang lainnya, memiliki kandungan protein dan kalori yang tinggi. Tanaman ini juga kaya akan karbohidrat.

Selain itu, ketapang juga mudah diolah, mudah ditemukan dan harga terjangkau. Ini membuatnya ideal sebagai sumber makanan alternatif dan membantu mengurangi kekurangan nutrisi.

Menjaga Kesehatan Jantung

Tugas utama hati adalah menyaring racun yang masuk ke dalam tubuh. Ini menempatkan organ ini pada risiko besar kerusakan dari zat berbahaya, seperti alkohol.

Berbagai Manfaat Yang Ada Dari Konsumsi Jagung Ungu


Jagung ungu adalah jenis jagung yang umum di Amerika Selatan. Jagung ini tidak hanya dimakan langsung, tetapi juga sering digunakan sebagai pewarna makanan dan minuman. Jagung bisa berwarna ungu tua karena mengandung kandungan antosianin. Senyawa ini mengontrol warna dari biji, seperti ungu, ungu dan merah, yang ditemukan di banyak buah dan sayuran. Kandungan antosianin ini berarti jagung ungu menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Manfaat Kesehatan Jagung Ungu

Seperti jagung biasa, jagung ungu juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Apa itu?

Baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah

Antosianin yang ada dalam jagung ungu memiliki sifat antioksidan. Dengan ini, senyawa ini dapat mencegah aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah.
Selain itu, zat sntocyanine dapat melindungi sel-sel di dinding pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko kerusakan.

Kurangi Retensi Insulin

Resistensi insulin adalah gangguan penggunaan hormon insulin oleh tubuh, yang dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Kondisi ini biasanya dialami oleh orang yang mengalami obesitas atau diabetes.
Dipercaya bahwa jagung ungu dapat membantu menurunkan resistensi insulin dalam tubuh dan dengan demikian menstabilkan kadar gula darah.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyatakan bahwa dalam penelitian pada hewan, pemberian antosianin dalam jagung ungu mengurangi resistensi insulin sebesar 29-64%. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat manfaat ini pada manusia.

Baik untuk Kesehatan Otak

Manfaat jagung ungu selanjutnya adalah sebagai makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan otak. Kandungan antosianin dalam jagung ungu adalah juara lain dalam hal ini.

Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat jagung ungu dalam menurunkan tekanan darah telah diteliti pada hewan laboratorium dan manusia. Kedua penelitian menunjukkan hal yang sama, yaitu penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Penurunan tekanan darah yang signifikan terjadi pada penelitian pada hewan.

Mencegah Penyakit Yang Berhubungan Dengan Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko Anda terkena beberapa penyakit yang dikenal sebagai sindrom metabolik. Penyakit yang termasuk dalam sindrom ini antara lain diabetes tipe 2, hiperglikemia, hipertensi, hiperlipidemia, dan penyakit jantung.
Jagung ungu telah dipelajari beberapa kali untuk membantu mencegah sindrom metabolik. Padahal, hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa tanaman ini bisa mencegah obesitas.

Manfaat Kacang Kenari Bagus Untuk Orang Diet


Tidak berlebihan untuk menyematkan tingkat kacang paling bergizi untuk kenari. Ini mengandung lemak sehat, vitamin, serat dan mineral. Berbekal itu, ada banyak penelitian yang memvalidasi manfaat kesehatan dari kenari. Negara yang paling banyak menghasilkan kenari adalah Cina, namun kacang bergizi ini mudah ditemukan di seluruh dunia. Pengolahannya tidak sulit, bisa dicampur menjadi salad, dikonsumsi mentah, dilumatkan untuk lauk pauk dan masih banyak ide masakan lezat lainnya.

Manfaat kesehatan dari kenari

Beberapa manfaat kenari untuk kesehatan antara lain:

Kaya Antioksidan

Kacang jenis ini mengandung polifenol yang mencegah kerusakan oksidatif dari kolesterol jahat (LDL). Selain itu, kenari juga mengandung melatonin dan vitamin E.

Sumber Omega 3

Kenari mengandung asam omega 3 paling banyak. Satu porsi 28 gram mengandung 2,5 gram asam alfa linolenat omega 3. Mengkonsumsi kenari memenuhi kebutuhan harian asam alfa linolenat untuk wanita (1,1 gram) dan pria (1,6 gram) per hari. Hal ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 10%.

Baik untuk sistem pencernaan

Mengkonsumsi kenari sangat bermanfaat bagi bakteri baik dalam sistem pencernaan manusia. Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang sehat mengonsumsi 43 gram kenari setiap hari selama 8 minggu. Ini membuat jumlah bakteri baik dalam sistem pencernaan mereka terus bertambah.

Membantu mencapai berat badan ideal

Jika Anda mengikuti pola makan yang sehat dan mencari sumber makanan yang tepat, kenari bisa menjadi pilihan. Makan kenari dapat membantu mengontrol nafsu makan, menghindari risiko makan terlalu banyak kalori.

Dalam sebuah penelitian terhadap 10 orang obesitas, makan smoothie yang mengandung 48 gram kenari selama seminggu ternyata bisa mengurangi nafsu makan. Selain itu, pemindaian otak menunjukkan bahwa peserta lebih cenderung menahan keinginan untuk makan berlebihan, seperti keripik atau kue kering.

Maksimalkan Fungsi Otak

Polifenol dan vitamin E dalam kenari membantu mengurangi kerusakan oksidatif dan inflamasi pada otak. Menurut penelitian, orang tua yang mengonsumsi kenari dapat menjaga kesehatan otak dengan baik. Buktinya bisa dilihat dari daya ingat yang stabil, reaksi yang cepat dan kelenturan mental yang baik.

Selain beberapa manfaat yang telah dibuktikan secara ilmiah di atas, masih banyak kemungkinan lain yang masih dalam penyelidikan terkait manfaat kenari. Contohnya termasuk menurunkan tekanan darah, mencegah diabetes tipe 2 dan menurunkan risiko kanker. Karena kenari sangat bergizi, tidak ada salahnya mengonsumsinya sebagai bagian dari menu harian Anda.

Penelitian tentang manfaat kenari terus berkembang, bukan tidak mungkin menambah daftar panjang di atas yang sayang untuk dilewatkan.

Kandungan Yang Ada Pada Lobak Berkhasiat Bagi Tubuh


Pernah makan lobak putih? Jika Anda belum melakukannya, Anda mungkin ingin mencobanya karena manfaat lobak putih untuk kesehatan sangat beragam. Lobak putih (Raphanus sativus L) adalah sayuran akar yang dapat dimakan dalam keluarga Brassicaceae. Tanaman ini memiliki akar tunggang yang membengkak, berdaging seperti umbi, dan berwarna putih bersih, sehingga disebut lobak putih.

Lobak merupakan salah satu jenis sayuran yang berasal dari China, oleh karena itu sering disebut dengan Chinese radish atau oriental radish. Di Indonesia, lobak putih banyak digunakan sebagai lalap, asinan atau asinan, atau dimasak sebagai lalapan.

Manfaat lobak putih untuk kesehatan

Mengonsumsi makanan kaya nutrisi, seperti lobak putih, memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Ini adalah manfaat lobak yang sangat diperlukan:

menghindari penyakit kronis

Antioksidan yang ada di lobak telah terbukti ternyata mampu menghancurkan radikal bebas dan mengurangi risiko berkembangnya peradangan internal serta meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh.

Antioksidan dalam lobak putih juga dipercaya memiliki sifat anti kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat dicegah dengan mengonsumsi lobak putih secara rutin adalah kanker usus besar dan kanker paru-paru.

menjaga berat badan

Lobak putih tidak hanya rendah kalori, tetapi juga karbohidratnya rendah dan tinggi serat. Hal ini menjadikan lobak putih cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang ingin menurunkan berat badan atau selalu ingin mempertahankan berat badan ideal.

Kandungan serat dalam lobak putih bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama, karena seratnya memperlambat pencernaan dan mencegah Anda cepat merasa lapar. Selain itu, serat juga berfungsi untuk menyehatkan saluran pencernaan secara umum, yaitu mencegah diare dan sembelit.

Mengatasi Penyakit Usus

Lobak putih memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Dengan menyerap air di usus besar, sayur ini dan makanan berserat tinggi lainnya dapat memperlancar buang air besar, mencegah sembelit dan menurunkan kolesterol. Manfaat lobak putih untuk kolesterol dilakukan dengan meningkatkan lipoprotein densitas rendah.

Meningkatkan Kesehatan Mata

Manfaat lain dari lobak putih adalah dapat meningkatkan kesehatan mata. Lobak mengandung antioksidan lutein, yang dikenal dapat mencegah makula, suatu kondisi yang menyebabkan penglihatan kabur atau kebutaan.

Selain itu, lutein juga dapat mencegah katarak. Untuk mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak, disarankan untuk mengonsumsi hingga 6-12 miligram lobak setiap hari.