Tanpa Ronaldo, Inilah Para Pemain Juventus Yang Akan Dibawah Ke Dynamo Kiev

Pada Juara Seri A, pemain Juventus telah resmi membeberkan daftar squadnya yang akan ikut bertanding di UCL. Juventus akan membawa ke 19 pemainnya untuk pertandingan di Ukarina mendatang.

Pada musim lalu sang juara serie A ini berhasil tersingkir pada babak 16 besar. Namun mereka tidak menyerah begitu saja, Juventus kali ini akan kembali berpartisipasi dalam Liga  Champion di musim ini.

Pada Liga Champion musim ini, Juventus akan tergabung di Dynamo Kiev, Ferencvaros, dan Barcelona di grup G. Pada pertandingan pertama nanti mereka akan bertandang ke negara Ukraina dan akan menghadapi Dynamo Kiev sebagai lawannya.

Juventus juga baru baru ini telah mengumumkan daftar tim yang akan mereka bawa untuk melawan Dynamo Kiev di musim ini. Manager Juventus Andrea Pirlo telah memutuskan untuk membawa 19 pemain kali ini.

Tanpa Membawa Ronaldo

Dari 19 nama yang telah diumumkan oleh Andrea Pirlo tidak ditemukan adanya nama Weston McKennie dan Cristiano Ronaldo.

Itu dikarenakan kedua pemain tersebut telah dinyatakan positif virus Covid-19 pada beberapa hari yang lalu. Sehingga kedua pemain itu pun masih dalam masa karantina.

Selain mereka berdua, Alex Sandro juga tidak terlihat dalam daftar tersebut. Namun ada kabar baik, pemain yang sempat dinyatakan cedera pada beberapa pekan lalu masuk dalam daftar yaitu Aaron Ramsey.

Membawa Dua Pemain Muda

Pada laga yang mendatang, Andrea Pirlo akan membawa dua pemainnya yang masih muda ke Kiev.

Kedua pemain muda tersebut ialah Gianluca Frabotta yang akan di posisikan di bagian bek kiri dan juga Manolo Portanova yang berposisi sebagai gelandang serang.

Walaupun tergolong masih cukup muda tapi skill dari kedua pemain ini sangat bisa dihandalkan.

Jadi Pemain Terbaik, Ronaldo Adalah Hasil Cetakan Manchester United

Christian ronaldo, pesepak bola kelas bintang yang sangat banyak digemari kaun wanita, pria bahkan dari berbagai kalangan dari muda sampai yang sudah berumur juga banyak mengidolakan pesepak bola satu ini. mengawali karirnya sebagai pesepak bola yang tidak terlalu terkenal tetapi memiliki skill dan speed yang tinggi menjadikannya pemain yang perlahan tapi pasti naik melejit kedalam klub klub bintang eropa seperti manchester united dan Real madrid misalnya.

tapi siapa sangka, pemain muda yang awalnya masuk kedalam team sebesar Manchester united pada tahun 2003 silam saat itu dia masih berumur 18 tahun danmengawali karir sebagai seorang penyerang sayap, tetapi saat menjalani latihan bersama team Manchester United, disinilah pemain yang mempunyai julukan CR7 ini menunjukan skill yang luar biasa, yang membuat barisan belakang team bertahan akhirnya kocar kacir dengan skill dan speed nya. dan pelatihan yang cukup keras, benar dan disiplin lah yang membuat sang bintang sampai saat ini membuat karirnya sangat cemerlang, inilah beberapa perlakuan yang dia lakukan saat di Manchester United.

Harus Memiliki Pribadi Yang Terbuka.

siapa sangka sang bintang yang sangat terkenal ini memiliki sifat yang sangat terbuka, bahkan Christian Ronaldo sangat menerima kritik dan saran dari teman satu team ataupun pelatihnya saat ini, CR7 tidak pernah rewel akan kritik dan saran untuknya, yang pasti itu adalah saran yang membangun dirinya menjadi orang yang disiplin dan orang yang mau berkembang terus menerus.

sayangnya pemain bintang ini hengkang dari Manchester United menuju Real Madrid pada awal musim 2008/2009, tetapi jasanya membawa si Setan Merah menjadi juara Liga Champion juga sangatlah berjasa bagi team itu.

Mempunyai Target Yang Jelas

pemain asal portugal ini pernah merasa sangat Down ketika menerima kartu merah pertamanya pada pertandingan keduanya bersma team Setan merah ini dan ia harus absen dalam 3 pertandingan selanjutnya.

tetapi hal ini tidaklah membuat assisten pelatih team itu merasa ronaldo tidak berguna, melainkan sang assisten merasa, dia punya peluang dan waktu yang pas untuk memberikan penjelasan kepada CR7 dan melatihnya lebih dari pemain lain untuk mengasah skill nya dalam membawa si kulit bundar karena sang assisten yakin anak ini mempunyai skill lebih dari pada pemain lainnya dan dapat mencetak gol lebih banyak dari saat itu.

Legenda Pemain Sepak Bola ini Tidak Pensiun dari Klub yang Membesarkan Nama Mereka

Pemmain sepak bola yang melegenda pasti selalu terkenal dengan loyalitasnya terhadap Klub yang membesarkan namanya, dan mereka biasanya adalah orang yang cukup di segani dalam klub tersebut bukan karena kesombongannya, tetapi karena prestasi dan loyalitasnya terhadap klub tersebut.

banyak para fans yang sangat mengiginkan pemain legendaris tercintanya pensiun di klub yang turut membesarkan namanya dan mengawali karir nya di dunia persepakbolaan misalnya klub inter milan memiliki Javier Zanetti, AC milan memiliki Maldini, atau juventus yang memiliki Pavel Nedved.

namun kenyataan sekarang jauh berbeda dari ekspektasi yang di harapkan karena banyak pemain yang mengawali karirnya di sebuah klub dan menjadi legenda, dan berakhir pensiun di klub lainnya dan cukup mengecewakan para Fasn nya. inilah beberapa pemain yang pensiun bukan di klub yang membesarkan namanya.

1. Steven Gerrard

pemain satu iniadalah salah satu sosok penting dan vukup bersejarah untuk sebuah Klub raksasa yaitu Liverpool, mantan kapten tim yang memiliki selogan You Are Not Walking Alone ini pernah menjadi kapten yang sangat di rindukan para fans Klub ini karena steven gerrard 14 tahun silam pernah memimpin klub ini melawan AC milan di istanbul dan berhasil membakar semangat seluruh rekan tim nya untuk membalas perlawanan lawannya yang sudah dluan unggul dengan skor 3-0 di babak pertama. akhirnya dengan teriakan yang membakar semangat rekan tim nya, mereka berhasil mengakhiri pertandigan tersebut dengan skor 3-3 dan dilanjutkan dengan perpanjangan bwaktu dan akhirnya mereka memangkan pertandingan dengan adu pinalti.

2. Raul Gonzales

Siapa yang tidak kenal dengan Legenda madrid yagn satu ini, Sebelum kedatangan Cristian Ronaldo ke Tim dengan julukan Los Blancos ini, Raul Gonzales adalah pemain yang mempunyai kedudukan yang cukup penting dan sangat melegenda di para fans klub tersebut. akan tetapi yang sangat dari para fans nya adalah karena sang legenda tidaklah pensiun pada saat dia bermain di tim tersebut, melainkan Raul Gonzales memilih pindah dan bermain untuk klub asal jerman yaitu Schalke dan akhirnya memilih gantung sepatu saat bergabung dengan Klub New York Cosmos.

Ronaldo di Siapkan Untuk Lawan Ajax

Pelatih Bianconeri, Massimiliano Allegri, membagikan kabar baik yang berkaitan dengan kondisi cedera yang dialami Cristiano Ronaldo. Dalam Pernyataannya, sang mega bintang dunia kini dalam performa yang bagus dan dipercaya siap dalam laga menaklukkan Ajax.

Cristiano Ronaldo pernah diisukan tidak akan bisa ikut dalam laga perempat final Liga Champions, dimana Nyonya Tua harus berhadapan dengan Ajax. Ronaldo mendapatkan cedera lutut pada saat ia melakukan tugas bersama dengan timnas Portugal.

Cedera yang didapatkan pemain asal Portugal ini memang tergolong ringan. Namun, Juventus tidak ingin mengambil resiko dalam membuat diagnosis dan membuat sebuah keputusan. Oleh karena itu, ia mendapatkan waktu  pemulihan sebanyak Рbanyaknya.

Massimiliano Allegri menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo sebenarnya sudah siap untuk bertanding pada laga melawan AC Milan. Namun, ia mengaku tidak ingin mengambil resiko dengan memaksa sang mega bintang bermain lebih cepat.

Ronaldo pun tidak ikut dalam pertandingan saat Juventus menang 2 – 1 terhadap AC Milan. Massimiliano Allegri sengaja menahannya meskipun Ronaldo dipercaya sudah siap. Pelatih 51 tahun punya tujuan lainnya.

Massimiliano Allegri mempersiapkan Ronaldo agar tenaganya bisa maksimal pada laga perempat final Liga Champions melawan Ajax di pekan ini.

Menurutnya, Cristiano Ronaldo akan selalu siap bermain. Namun, saya menyarankannya untuk beristirahat dan tidak ikut dalam laga melawan AC Milan. Ia yakin akan menurunkannya pada pertandingan melawan Ajax.

Cristiano Ronaldo punya peran besar dalam kesuksesan Juventus untuk melaju ke ronde perempat final Liga Champions. Berkat hattrick pemain asal Portugal ini, Bianconeri mampu melaju ke laga berikutnya melalui kemenangan dengan skor 3-0 terhadap Atletico Madrid dan mengembalikan agregat menjadi 3-2.

Salah satu aspek positif yang diperlukan oleh Juventus dari ketersediaan Ronaldo adalah mental. Ronaldo adalah seorang pemain yang punya mental kuat dan mampu memberikan motivasi besar kepada rekannya pada laga-laga yang penting. Aspek ini yang sampai saat ini belum dimiliki pemain Bianconeri lain.